Minggu, 04 November 2018

Demi Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, BPH Migas Minta Masyarakat Jangan Komersilkan BBM Satu Harga

Halo Sahabat Tanpa Arah, kali ini saya akan memberikan artikel mengenai kasus Politik yang sedang hangat dan terkait apa yang saya dapatkan, berikutlah kisahnyaa... Direktur BBM Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi ( BPH Migas ) Patuan Alfon Setting masyarakat tidak mengkomersilkan BBM satu harga. Pasutama BBM Satu harga khusus disubsidi pemerintah untuk warga kurang mampu di daerah-daerah tertentu, terluar dan terdepan (3T). 

Menurutnya SPBU Kompak Pertamina yang dibangun di Kecamatam Bawoloto, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menyediakan BBM dengan harga yang sama seperti di pusat. Hal ini untuk membantu masyarakat sekitar Kabupaten Nias agar bisa mandiri dan meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

"Tidak ada lagi yang bisa digunakan lagi dijual dieceran karena tidak sah. Jadi seperti itu, saya berharap, itu bisa digunakan oleh pengguna akhir," katanya di Bawoloto, Kabupaten Nias, Sumatera Utara (27/10).

"Sudah kami bekerja sama dengan Polri untuk melakukan pengawasan dan telah melakukan MoU dengan polri dan kami akan tindak lanjuti karena Polri sudah sampai kecamatan dan tingkat desa," katanya.

Senada dengan itu Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu mengatakan bahwa Pihak pemerintah daerah akan terus berkooridinasi baik dengan BPH Migas , Pertamina dan Polri untuk memastikan BBM satu harga tepat sasaran dan tidak rawan di salah gunakan.

Terlebih dahulu untuk kepentingan komersil yang mendatangkan keuntugan pribadi. Sebab pada prinsipnya BBM satu harga adalah untuk memberikan akses kesadaran energi bagi masyarakat.

"Kami siap untuk memfasilitasi ada prosesnya dan kami mendukung siapa saja yang ada sama untuk mendukung SPBU ini. Sebab sangat baik," pungkasnya.

Sumber: Akurat.co
Editor: ges



Tidak ada komentar:

Posting Komentar